Unduh

Program Diklat

Balai Diklat Kepemimpinan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III (Diklatpim III), Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV (Diklatpim IV) dan Diklat Kompetensi Khas (DKK) Public Speaking for Professional Leaders.


DIKLATPIM III

TUJUAN, SASARAN DAN STANDAR KOMPETENSI
Penyelenggaraan Diklatpim III bertujuan:

  1. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan struktural eselon III secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kebutuhan instansinya
  2. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa
  3. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat
  4. Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik

Sasaran Diklatpim III adalah terwujudnya PNS yag memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon III.
Standar kompetensi yang perlu dimiliki oleh PNS pemangku jabatan struktural eselon III adalah:

  1. Menjabarkan visi, misi, dan strategi pembangunan nasional   dalam program instansinya
  2. Memahami dan mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab unit organisasinya
  3. Melakukan perencanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi kinerja unit organisasinya serta merancang tindak lanjut yang diperlukan
  4. Merumuskan strategi pelaksanaan pelayanan prima sesuai de ngan tugas dan tanggung jawab unit organisasi
  5. Menerapkan system dan prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan unit organisasinya
  6. Meningkatkan kapasitas organisasi dan staf melalui peningkatan kompetensi pegawai dan pendayagunaan organisasi
  7. Menumbuhkembangkan motivasi pegawai untuk mengoptimalkan kinerja unit organisasinya
  8. Menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam keragaman
  9. Merumuskan dan member masukan untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan  logis dan sistematis
  10. Melaksanakan pola kemitraan, kolaborasi dan pengembangan jejaring kerja
  11. Memanfaatkan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas
  12. Berkomunikasi dalam bahasa Inggris


STRUKTUR KURIKULUM DAN MATA DIKLAT DIKLATPIM III

Sesuai dengan standar kompetensi yang diperlukan dan dengan mempertimbangkan keragaman bidang tugas, kurikulum Diklatpim III dan mata diklatnya disusun sebagai berikut:

  1. Kajian Sikap dan Perilaku

          Kajian ini diarahkan pada pengembangan dan penguasaan sikap dan perilaku kepemimpinan yang sesuai dengan tuntutan perkembangan lingkungan internal dan eksternal, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Kepemimpinan di Alam Terbuka
  2. Pengembangan Potensi Diri
  3. Kepemimpinan Dalam Oganisasi

  2. Kajian Manajemen Publik

           Kajian ini diarahkan pada pembahasan dan penguasaan konsep-konsep manajemen publik yang relevan dalam menangani masalah-masalah sektor, lintas sektor, wilayah dan lembaga dengan memperhatikan dinamika perkembangan lingkungan internal dan eksternal, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Analisis Kebijakan Publik
  2. Hukum Administrasi NegaraMembangun Kepemerintahan yang Baik
  3. Kepemimpinan Dalam Keragaman Budaya
  4. Negosiasi, Kolaborasi dan Jejaring Kerja
  5. Pengembangan Pelaksanaan Pelayanan Prima
  6. Teknin-teknik Analisis Manajemen
  7. Pemberdayaan SDM
  8. AKIP dan Pengukuran Kinerja
  9. Teknologi Informasi Dalam Pemerintahan
  10. Telaahan Staf Paripurna


  3. Kajian Pembangunan

          Kajian ini diarahkan pada pemahaman dan penguasaan teori dan indikator-indikator pembangunan, serta pemecahan permasalahan kebijakan, utamanya yang terkait dengan bidang tugasnya, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Teori dan Indikator Pembangunan
  2. Pembangunan Daerah, Sektor dan Nasional
  3. Sistem Pengelolaan Pembangunan
  4. Muatan Teknis Substantif Lembaga

  4. Aktualisasi

          Pembelajaran ini diarahkan pada pembahasan isu-isu actual, dan penerapan materi pendidikan dan pelatihan, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Isu Aktual Sesuai Tema
  2. Observasi Lapangan
  3. Kertas Kerja Perseorangan
  4. Kertas Kerja Kelompok

 

DIKLATPIM IV

TUJUAN, SASARAN DAN STANDAR KOMPETENSI
Penyelenggaraan Diklatpim IV bertujuan:

  1. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan struktural eselon IV secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kebutuhan instansinya
  2. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa
  3. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat
  4. Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik

Sasaran Diklatpim IV adalah terwujudnya PNS yag memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon IV.
Standar kompetensi yang perlu dimiliki oleh PNS pemangku jabatan struktural eselon IV adalah :

  1. Menjelaskan kedudukan, tugas dan fungsi organisasi instansi dalam hubungannya dengan Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia
  2. Menerapkan konsep dan teknik pengorganisasian dan koordinasi dengan benar, baik dalam hubungan internal maupun eksternal
  3. Mengoperasionalkan system dan prosedur kerja yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan dan tugas instansi
  4. Melaksanakan prinsip-prinsip good governance dalam manajemen pemerintahan dan pembangunan
  5. Melaksanakan kebijakan pelayanan prima
  6. Mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan kewenangan dan prosedur yang berlaku di unit kerjanya
  7. Menerapkan prinsip dan teknik perencanaan, pengendalian, pengawasan dan evaluasi kinerja unit organisasi
  8. Membangun kerjasama dengan unit-unit terkait, baik dalam organisasi maupun di luar organisasi untuk meningkatkan kinerja unit organisasinya
  9. Menerapkan teknik pengelolaan, penyampaian informasi dan pelaporan yag efektif dan efisien
  10. Memotivasi SDM dan atau peranserta masyarakat guna meningkatkan produktivitas kerja
  11. Mendayagunakan kemanfaatan sumber daya pembangunan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas
  12. Memberikan masukan bagi perbaikan dan pengembangan kegiatan kepada atasannya


STRUKTUR KURIKULUM DAN MATA DIKLAT DIKLATPIM IV

Sesuai dengan standar kompetensi yang diperlukan dan dengan mempertimbangkan keragaman bidang tugas, kurikulum Diklatpim IV dan mata diklatnya disusun sebagai berikut:

  1. Kajian Sikap dan Perilaku

        Kajian ini diarahkan pada pembinaan sikap dan perilaku kepemimpinan yang sesuai dengan tuntutan perkembangan lingkungan internal dan eksternal, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Kepemimpinan di Alam Terbuka
  2. Kecerdasan Emosional
  3. Pengenalan dan Pengukuran Potensi Diri
  4. Etika Kepemimpinan Aparatur

  2. Kajian Manajemen Publik

        Kajian ini diarahkan pada pengenalan dan pemahaman prinsip dan teknik manajemen publik yang relevan dalam menangani masalah pelaksanaan kebijakan instansinya dengan memperhatikan dinamika perkembangan lingkungan internal dan eksternal, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia (SANRI)
  2. Dasar-dasar Administrasi Publik
  3. Dasar-dasar Kepemerintahan Yang Baik
  4. Manajemen SDM, Keuangan dan Materiil
  5. Koordinasi dan Hubungan Kerja
  6. Operasionalisasi Pelayanan Prima
  7. Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
  8. Teknik Komunikasi dan Presentasi Yang Efektif
  9. Pola Kerja Terpadu
  10. Pengelolaan Informasi dan Teknik Pelaporan

  3. Kajian Pembangunan

        Kajian ini diarahkan pada pengenalan dan pemahaman tentang permasalahan, kebijakan dan indikator pembangunan daerah, sektor dan nasional terkait dengan tugas instansinya, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Konsep dan Indikator Pembangunan
  2. Otonomi dan Pembangunan Daerah
  3. Kebijakan dan Program Pembangunan Nasional
  4. Muatan Teknis Substantif Lembaga

  4. Aktualisasi

        Pembelajaran ini diarahkan pada pembahasan isu-isu aktual, dan penerapan materi pendidikan dan pelatihan, yang meliputi mata diklat sebagai berikut:

  1. Isu Aktual Sesuai Tema
  2. Observasi Lapangan
  3. Kertas Kerja Perseorangan
  4. Kertas Kerja Kelompok

 

DKK PUBLIC SPEAKING FOR PROFESSIONAL LEADERS

Selain menyelenggarakan Diklatpim Tingkat III dan IV, Balai Diklat Kepemimpinan juga menyelenggarakan Diklat Kompetensi Khas (DKK) Public Speaking for Professional Leaders.

TUJUAN, SASARAN DAN STANDAR KOMPETENSI

Penyelenggaraan Diklat Kompetensi Khas (DKK) Public Speaking for Professional Leaders bertujuan:

  1. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap pegawai Kementerian Keuangan dalam hal public speaking untuk dapat  melaksanakan tugas jabatan secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika sesuai dengan kebutuhan unit pengguna
  2. Memberikan penyegaran kepada peserta akan materi-materi yang menunjang pemenuhan kompetensi jabatan dalam hal public speaking
  3. Mewujudkan sumber daya manusia yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa
  4. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakata
  5. Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas kepemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

Sasaran DKK Public Speaking for Professional Leaders adalah terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar kompetensi yang dipersyaratkan yang berkenaan dengan public speaking.

KURIKULUM DAN MATA DIKLAT DALAM DKK PUBLIC SPEAKING FOR PROFESSIONAL LEADERS

Kurikulum DKK Public Speaking for Professional Leaders dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan sikap pegawai Kementerian Keuangan dalam hal public speaking. Mata pelajaran yang akan diberikan terdiri tiga materi, yaitu Pengantar Public Speaking, Teknik Public Speaking, dan Alat Bantu Visual.

Ringkasan dari setiap materi adalah sebagai berikut:

A.    Pengantar Public Speaking
Standar kompetensi yang ingin dicapai setelah peserta mengikuti pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang public speaking terutama memahami ruang lingkup public speaking, memahami audien, memilih dan mengorganisasikan topik, dan metode persuasif.

B.    Teknik Public Speaking
Standar kompetensi yang ingin dicapai setelah peserta mengikuti pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang teknik public speaking terutama memahami penggunaan bahasa secara akurat, tepat dan menghidupkan dalam public speaking. Disamping itu peserta diharapkan memahami bagaimana teknik bersuara dalam public speaking dengan memperhatikan volume, kecepatan, nada, artikulasi serta pengucapan.

C.    Alat Bantu Visual
Standar kompetensi yang ingin dicapai setelah peserta mengikuti pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang alat bantu dan dukungan visual dalam public speaking terutama yang berkenaan dengan tugas sehari-hari di unit kerja. Selain itu, peserta diharapkan mampu memahami dan memanfaatkan dukungan visual secara efektif.

Menuju Kampus

            Kota Magelang adalah salah satu kota yang nyaman dan asri di provinsi Jawa Tengah. Kota ini terletak tepat di tengah-tengah pulau Jawa, bahkan salah satu bukit di kota ini yang bernama Tidar (lokasi Akademi Militer) terkenal dengan sebutan "Pakunya Pulau Jawa". Dengan demikian Kota Magelang memegang peran posisi yang strategis, berada dijalur utama  jalan provinsi yang menghubungkan antara Kota Semarang dengan Kota Yogyakarta. Tepatnya, Kota Magelang berada 75 km sebelah selatan Semarang, atau 43 km sebelah utara Yogyakarta.

             Dari Posisi yang strategis ini, maka tidak lah sulit untuk menjangkau Kota Magelang dan mengunjungi Kampus Diklatpim Radius Prawiro. Kampus  ini sendiri berada tepat di tengah Kota Magelang, di Jalan Alun-Alun Utara No.2 Kilometer Nol karena berada di salah satu sisi alun-alun Kota Magelang.

             Bila Saudara berasal dari luar propinsi Jawa Tengah, terdapat beberapa alternatif untuk menuju Kampus, antara lain dengan pesawat udara, kereta api, dan/atau bus/taksi. Bandar Udara terdekat adalah Adi Sucipto (Yogyakarta), Adi Sumarmo (Solo) dan Ahmad Yani (Semarang). Direkomendasikan agar Saudara landing di Bandara Adi Sucipto dan langsung naik bus Damri yang bersiaga di dalam bandara. Pilihlah yang tujuannya Magelang, maka Saudara akan diantar hingga ke Hotel Wisata di Magelang. Saudara turun bus di Hotel Wisata, maka perjalanan dapat dilanjutkan dengan naik angkot jalur 3 atau jalur 8 menuju Kampus. Atau Anda bisa juga menggunakan jasa taksi.


            Stasiun kereta api terdekat pun berada di Yogyakarta, Semarang, dan Solo. Dari ketiga kota terdekat tersebut Saudara dapat melanjutkan perjalanan menggunakan  taksi atau bus. Pemberhentian bus di Magelang adalah di terminal Kebon Polo. Dari sana Saudara dapat melanjutkan perjalanan sedikit lagi dengan angkot jalur 1 menuju arah alun-alun kota.

Selamat bersiap menuju Kampus Diklatpim Magelang, semoga perjalan Saudara aman, nyaman, dan menyenangkan....

Form Registrasi

Silakan Klik

disini

1. Download Form Registrasi Diklatpim Tingkat IV dan III.

2. Download Petunjuk penggunaan Wi-Fi intranet

Wisata Alam

            Magelang, kota yang pasti sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Siapa yang tidak tahu kota kecil di Selatan Jawa Tengah ini, tempat Candi Borobudur , salah satu dari sekian keajaiban dunia yang dibangun yang dibangun pada Abad ke VIII Masehi. Tapi jangan salah, meskipun kota ini relatif kecil, tapi Magelang adalah kota yang luar biasa dalam hal pariwisata, baik wisata alam nya, maupun wisata kulinernya. Letakny yang tidak jauh dari Kota Kebudayaan, Jogjakarta juga menjadi nilai tambah bagi ini. Selain itu, magelang juga dikenal sebagai kota pencetak para Pemimpin Besar Negara ini melalui akademi militer yang berdiri kokoh di pojokan Kota Magelang.

1. Candi Borobudur

            Candi Megah ini merupakan Candi Budha, dengan tinggi candi mencapai 34,5 m. Candi bertingkat yang mirip bangunan limas ini, pada tingkat ke-1 sampai 6 berbentuk bujur sangkar, dan pada tingkat ke-7 samapai 19 berbentuk lingkaran. Terdapat 504 buah Arca Budha dan 72 buah Stupa,  yang lebih menarik lagi adalah ukiran di dinding atau relief yang bercerita tentang kehidupan pada masa itu. Jika dilihat dari atas, ,maka Candi Borobudur mengadopsi bentuk bunga lotus.
Candi Borobudur berlokasi di Desa Borobudur, sekitar Pegunungan Menoreh Kec. Borobudur Kabupaten Magelang. Kata Borobudur berasal dari Bara dan Budur. Bara/Vihara berarti komplek candi dan budur atau beduhur artinya di atas atau bukit. Candi Borobudur merupakan obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.


2. Gardu Pandang Ketep ( Ketep Pass )

            Obyek wisata ini diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarno Putri pada tanggal 17 Oktober 2002. Obyek wisata ini terletak di Desa Ketep Kecamatan Sawangan Kab. Magelang dan berada pada ketinggian 1.200 m dari permukaan laut. Kawasan yang terletak pada jalur SSB ( Solo Selo Borobudur ) ini mempunyai suhu udara yang sangat dingin dan sejuk. Para wisatawan akan disuguhi pemandangan indah Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro serta pegunungan Menoreh.  Terdapat gazebo untuk tempat bersantai, Volcano Theater dan Museum Volcano. Selain itu, para wisatawan juga dapat menikmati jagung bakar yang dijual disekitar kawasan tersebut. Terdapat pula penjual souvenir/cinderamata dan Penyewaan jasa teropong.

3. Wisata Alam

Air Terjun Kedung Kayang
Obyek wisata ini terletak 3 Km dari obyek wisata Gardu Pandang Ketep Pass, searah menuju Kabupaten Boyolali. Dilatarbelakangi oleh Gunung Merapi, menjadikan obyek wisata ini sangat indah dan asri. Lokasi wisata yang sangat alamiah ini berada di lereng Gunung Merapi, dengan ketinggian air terjun mencapai 40 m, menjadikan obyek wisata ini tempat yang cocok untuk camping, outbond dan bersantai bersama keluarga dan teman – teman.


Arung Jeram
Merupakan wisata dengan menggunakan perahu karet, menelusuri Sungai Elo sepanjang 12 Km. Anda akan disuguhi pemandangan yang indah di sepanjang perjalanan. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang sudah mencoba wisata ini.

Air Terjun Curug Silawe
Lokasi wisata ini terletak di lereng Gunung Sumbing dengan ketinggian 50 m. Berada di Desa Suropati Kec. Kajoran, Kab. Magelang. Wisatawan dapat menikmati sejuknya alam sekitar yang dikelilingi oleh hutan pinus. Fasilitas yang ada di sekitar lokasi antara lain tempat parkir, rumah makan dan toilet.

Tidak cukup cuma itu, masak banyak lagi tempat wisata lain yang harus dikunjungi, antara lain : Treking Merapi Babadan, Telaga Bleder, Taman Kyai Langgeng, Candi Mendut.

  • kamar.jpg
  • kelas.jpg
  • perpustakaan.jpg
  • rmakan.jpg
  • tenis.jpg
Hakcipta © 2014 Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Situs ini memenuhi standar W3C sehingga sewajarnya dapat tampil optimal pada browser apapun yang mengikuti standar W3C.