Peranan Petugas Pajak

Jakarta, 24 Januari 2018. Upacara Pembukaan rangkaian diklat dilaksanakan pada 22 Januari 2018 di Aula Pusdiklat Pajak. Rangkaian diklat terdiri dari Diklat Teknis Substantif Spesialisasi (DTSS) Analis IDLP Dasar Angkatan II, DTSS Penelaah Keberatan Angkatan I, DTSS Penyuluh Perpajakan Angkatan II DTSS Manajemen Pengawasan dan Konsultasi Angkatan I, dan DTSS Manajemen Pemeriksaan Angkatan I.

Upacara berjalan khidmat dengan Bapak Mardial Selaku Kepala Bidang Penyelenggaraan sebagai inspektur upacara dan disambung dengan sambutan oleh Bapak Hario Damar selaku Kepala Pusdiklat Pajak melalui tayangan video. Adapun dalam sambutannya, Beliau menyampaikan beberapa hal berikut.

Pertama, pesan-pesan terkait DTSS Analis IDLP Dasar. Dalam pesannya, Beliau menyampaikan kepada peserta agar bepergang pada bukti dan tidak diperkenankan untuk berasumsi. Sebab, tugas analis IDLP adalah berpegang pada ketentuan untuk merangkai bukti agar menjadi bukti yang kuat. Jika rangkaian bukti tersebut tidak kuat maka harus disertai dengan alasan yang benar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Kedua, pesan-pesan terkait DTSS Penelaah Keberatan Angkatan I. Beliau berpesan untuk memahami Undang-Undang tentang pasal-pasal yang menjadi bahan wajib pajak untuk mengajukan keberatan. Pasal- pasal tersebut harus cepat dipelajari dan yang lebih penting adalah mengetahui cara membaca laporan pemeriksaan pajak dan kertas kerjanya, mengetahui bagaimana hasil pemeriksaan yang baik dan kurang baik. Jika hasil pemeriksaan kurang baik maka akan melemahkan posisi Direktorat Jenderal Pajak di Pengadilan Pajak.

Beliau menceritakan ketika menjabat sebagai Kepala kantor Wilayah DJP, yang pertama kali diperbaiki adalah pola kerja di Penelaah Keberatan dan persiapannya untuk banding. Penelaah Keberatan harus jeli pada saat melihat LPP dan KKP yang dibuat oleh pemeriksa. Beliau juga menyampaikan bahwa yang harus dilakukan pemeriksa adalah pengujian tahun berjalan. Dengan dilakukan pengujian tahun berjalan, maka dapat dipelajari alur kegiatan bisnis wajib pajak dari pembelian barang sampai uang yang beredar. Penelaah keberatan juga harus bisa membuat kesimpulan yang benar dengan kalimat yang efisien dan memiliki argumentasi yang kuat.

Ketiga, pesan-pesan terkait DTSS Penyuluh Perpajakan Angkatan II yaitu Penyuluh Pajak harus mengetahui tentang penyuluhan, sosialisasi, dan kehumasan. Dalam kegiatan penyuluhan, materi menjadi utama. Dalam kegiatan sosialisasi, peserta yang menjadi fokusnya dan kegiatan kehumasan, mitra adalah fokus utama. Dengan memahami hal tersebut, Penyuluh Pajak dapat membagi peran dan bahasa yang digunakan untuk persuasi demi tercapai tujuan yaitu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Selain itu, Penyuluh Pajak dituntut bisa berkomunikasi secara efektif terkait perpajakan. Apabila peserta kurang paham maka pada kesempatan diklat saat ini dapat dilatih agar lebih paham.

Keempat, pesan-pesan DTSS Manajemen Pengawasan dan Konsultasi (Waskon) yaitu untuk menjadi Kepala Seksi (Kasi) Waskon Pengawasan wajib mengetahui jumlah wajib pajak yang menjadi stakeholdernya, dan harus yakin apakah Account Representative memiliki pengetahuan yang cukup mengenai profil wajib pajaknya. Kasi Waskon dapat bekerjasama dengan Kasi Penyuluhan terkait wajib pajak yang masih belum mengetahui tata cara perpajakan. Kepala Seksi Waskon juga dapat mendesain kelas-kelas gratis, sebagai contoh kelas mengisi SPT untuk wajib pajak. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong wajib pajak menjadi terbuka sehingga bisa dipersuasi dan meningkatakan kepatuhan pajak.

Terakhir, pesan-pesan terkait DTSS Manajemen Pemeriksaan. Beliau menyampaikan agar Kepala Seksi Pemeriksaan memastikan bahwa para pemeriksa dapat menggunakan SPT sebagai bahan pengawasan wajib pajak. Pemeriksa juga harus mampu memberikan analisa tentang komponen-komponen yang terdapat di dalam SPT. Pemeriksaan harus menjadi trigger untuk tegaknya keadilan perpajakan. Manajer Pemeriksaan pun nantinya bisa memanfaatkan analisa tersebut untuk mendekati wajib pajak untuk meningkatkan kepatuhan.

Paling Banyak Dibaca

  • Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan LK K/L +

    [Bogor, 4 Januari 2018] Pagi ini Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyelenggarakan Lokakarya pertamanya di tahun 2018. Pembukaan lokakarya yang bernama Baca Selengkapnya
  • Diklat Pembuka di Awal Tahun 2018 +

    [Medan] Senin, 10 Januari 2018. Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Angkatan I dan Diklat Teknis Substantif Spesialisasi Baca Selengkapnya
  • Catatan 2017, Harapan 2018 +

    [Bandung] Jumat, 5 Januari 2018 – Mengawali tahun 2018 ini, Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Barat menyelenggarakan konferensi pers yang pertama kali Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016