Kapusdiklat PSDM : Hak Setiap Pegawai Memperoleh Pendidikan

(Tangerang Selatan) Senin, 9 Oktober 2017 – Minggu kedua bulan Oktober 2017 diawali dengan pembukaan tiga diklat serentak di Pusdiklat Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusdiklat PSDM). Ketiga diklat itu adalah Diklat Peningkatan Kompetensi untuk Eselon IV Angkatan Keempat (DPK Eselon IV Angkatan IV), Diklat Penyusunan Standart Operating Procedures Reguler Angkatan II (Diklat Penyusunan SOP Angkatan II), dan Diklat Effective Negotiation Skills Angkatan Keempat (Diklat ENS Angkatan IV). Dibuka sekitar pukul delapan pagi, belasan peserta diklat di tiap-tiap ruangan yang telah hadir saat itu mengikuti kegiatan pembukaan dengan khidmat.

100917-1

Dihadiri langsung oleh Kepala Pusdiklat PSDM, Annies Said Basalamah, tujuh belas pejabat eselon IV dari berbagai unit di lingkungan Kementerian Keuangan mengikuti agenda pembukaan yang langsung dilanjutkan dengan ceramah umum oleh kapusdiklat. Dalam ceramahnya, Annies menjelaskan tentang pentingnya meningkatkan kompetensi bagi pegawai Kementerian Keuangan, termasuk bagi para pejabat eselon IV. Salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dilakukan dengan mengikuti diklat, “Karena sudah dijamin dalam UU ASN sudah menjadi hak setiap pegawai untuk memperoleh pendidikan (diklat), minimal lima hari dalam setahun,” ujar Annies.

100917-2

DPK Eselon IV diselenggarakan dengan maksud agar para pejabat eselon IV yang menjadi pesertanya mampu mencapai kompetensi aparatur pemerintah, sesuai dengan Standar Kompetensi Jabatan eselon IV. Para peserta DPK Eselon IV diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memiliki konsep-konsep dan gaya kepemimpinan yang sering dan cenderung digunakan dalam kepemimpinan transformasional melalui kepemimpinan yang efektif dengan mengelola hubungan antara pemimpin dan bawahannya. Diklat ini diselenggarakan sebanyak 41 jam pelatihan dalam kurun waktu lima hari kerja.

100917-3

Bersebelahan dengan ruang DPK Eselon IV Angkatan IV, Kepala Bidang Penjenjangan Pangkat dan Peningkatan Kompetensi, Arif Rahmanto, menyapa dan membuka Diklat Penyusunan SOP Angkatan II. Membawa isu corporate university, Arif menganalogikan Kementerian Keuangan adalah kampus terbaik bagi pegawainya sendiri. “Dengan prinsip ‘belajar dalam bekerja dan bekerja dalam belajar’, tempat belajar terbaik ada di dalam kantor masing-masing,” ungkapnya. Arif menambahkan, melalui sharing knowledge dan pemanfaatan media teknologi, ilmu akan lebih cepat tersampaikan di lingkup pegawai kantor.

100917-4

Setelah mengakhiri pembahasan tentang corporate university, Arif mengutarakan harapannya kepada para peserta diklat agar mampu memberikan usulan-usulan yang bermanfaat terkait SOP di lingkungan kerjanya masing-masing. Karena—menurutnya—sudah menjadi tanggung jawab setiap unit untuk memperbaiki SOP masing-masing. “Saya juga mengundang Bapak-Ibu untuk membuka Kemenkeu Learning Center untuk belajar berbagai hal,” tutup Arif di hadapan 17 orang peserta.

100917-5

Beranjak dari pembukaan Diklat Penyusunan SOP Angkatan II, Arif bergeser ke Ruang F 206 untuk membuka Diklat ENS Angkatan IV. Di dalamnya, telah menanti 17 orang peserta diklat yang baru saja menerima pengarahan program dari Tim Subbidang Penyelenggaraan. Dalam kesempatan ini Arif mengatakan pada bagian akhir diklat para peserta diklat akan menerima sharing yang sangat berharga dari narasumber yang akan dihadirkan. Narasumber tersebut adalah negosiator dari instansi lain yang terbiasa bernegosiasi dalam pekerjaannya sehari-hari. “Sebelumnya kita pernah mengundang Asisten Menteri Pertahanan yang terbiasa bernegoisasi politik dan kebijakan ekonomi,” ujar Arif memberi contoh.

100917-6

Lebih lanjut, Arif menenekankan pentingnya raport dalam bernegosiasi. Beliau menjelaskan raport dapat dibangun dari persamaan-persamaan yang diawali melalui percakapan ringan sehingga terbina hubungan yang baik antarindividu. “Dari hubungan yang baik itu, negosiasi menjadi lebih mudah; pada saat ada masalah (juga) akan mudah untuk diselesaikan,” tambahnya. Dalam diklat ini para peserta akan diajarkan teknik-teknik negosiasi melalui teori dan praktik. Praktik akan dilakukan secara berkelompok dengan berdasarkan kasus tertentu yang diberikan oleh fasilitator di dalam kelas.

Paling Banyak Dibaca

  • Pendapatan Yang Masih Harus Diterima: Jurnal Penyesuaian Akhir tahun dan Jurnal Balik Awal Tahun pada Aplikasi SAIBA +

    Oleh : Puji Agus, SST, Ak., M.Ak, CA Widyaiswara Madya   Abstrak: Saat ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam mencatat transaksi Baca Selengkapnya
  • Verifikasi Berkas USM PKN STAN +

    [Yogyakarta]Rabu, 22 Maret 2017. Minat masyarakat untuk menjadi mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN sampai saat ini ternyata masih sangat tinggi. Baca Selengkapnya
  • Pendapatan Diterima Di Muka: Jurnal Penyesuaian Akhir tahun dan Jurnal Balik Awal Tahun pada Aplikasi SAIBA +

    Oleh : Puji Agus, SST, Ak., M.Ak, CA Widyaiswara Madya   Abstrak: Saat ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam mencatat transaksi Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016